Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Benar

Banyak perempuan yang belum mengetahui bagaimana cara menghitung usia kehamilan dengan benar. Menhitung usia kehamilan bukan sesuatu yang bisa disepelakan, usia kehamilan akan memberikan banyak manfaat untuk melihat banyak hal yang berkaitan dengan kehamilan yang di jalani.

Cara menghitung usia kehamilan dapat dilakukan dengan beberapa cara yang pertama dengan menghitung hari pertama haid terakhir dan dapat pula dengan meggunakan USG atau ultrasonografi. Masa kehamilan pada umumnya akan berlangsung selama 38 minggu hingga 40 minggu.

  • Hari Pertama Haid Terakhir

Cara pertama yang dapat dilakukan untuk menghitung usia kehamilan adalah dengan menggunakan perhitungan hari pertama haid terakhir. Sangat penting untuk perempuan mengingat hari atau tanggal menstruasi serta siklus menstruasi dimana tanggal menstruasi ini dapat digunakan sebagai perhitungan usia kehamilan dan menjadi salah satu tanda-tanda awal kehamilan apabila terlambat menstruasi.

Menghitung usia kehamilan dengan HPHT ini dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat dengan kalkulator kehamilan. Dimana dengan kalkulator kehamilan hanya dibutuhkan tanggal hari pertama haid terakhir dan siklus menstruasi. Dari perhitungan ini maka akan didapatkan berbagai informasi seperti perkiraan usia kehamilan, perkiraan usia janin dan perkiraan terjadinya pembuahan.

Secara singkat, perhitunagan dengan tanggal hari pertama hari terakhir dapat dilakukan untuk memperkirakan hari kelahiran si kecil. Cara perhitungannya dilakukan dengan menggunakan rumus sederhana sebagai berikut ;

Tanggal hari pertama haid terakhir (HPHT) + 7 hari – 3 bulan + 1 tahun

Berdasarkan rumus di atas maka contoh perhitungannya seperti ini :

Tercatat hari terakhir menstruasi adalah 20 Agustus 2021, maka dapat dihitung :

  • 20 Agustus 2021 + 7 hari = 13 Agustus 2021
  • 13 Agustus 2021 – 3 bulan = 13 Juni 2021
  • 13 Juni 2021 + 1 tahun = 13 Juni 2022

Kesimpulannya, perkiraan tanggal kelahiran si kecil berdasarkan perhitunagn HPHT adalah 13 Juni 2022.

Meski pada kenyataannya, kelahiran si kecil dapat lebih cepat dari perkiranan tanggal maupun lebih lambat. Hal ini juga normal apabila usia kehamilan sudah memasuki minggu ke 38.

Berbagai Cara Menghitung Usia Kehamilan (Akurat)
source gambar : doktersehat.com
  • USG

Menghitung usia kehamilan dengan menggunakan hari petama haid terakhir akan efektif apabila perempuan memiliki siklus haid yang teratur sedangkan untuk beberapa orang dengan siklus haid yang tidak teratur perhitungan ini sulit untuk dilakukan.

Cara lainnya yang lebih efektif untuk menghitung usia kehamilan adalah dengan melakukan USG. Pada masa awal kehamilan, pertumbuhan janin biasanya akan sama dengan pertumbuhan janin pada seusianya maka akan lebih mudah untuk menentukan usia kehamilan.

Selain itu dengan menggunakan usg, ibu hamil juga dapat melihat secara langsung bagaimana pertumbuhan janin yang ada di dalam kandungannya. Pemeriksaan ke dokter dengan USG ini akan membantu untuk melihat perkembangan bayi disetiap tahap pertumbuhannya.

Dimana dengan melihat pertumbuhan janin ini, dokter juga dapat memantau apakah pertumbuahn janin terlihat normal atau terdapat hal – hal lain yang terjadi pada pertumbuhan janin tersebut.

Menghitung usia kehamilan sangatlah penting, meski usia kehamilan secara pasti tidak dapat dihitung tetapi dengan melakukan perhitungan usia kehamilan dan dapat memperkirakan usia kehamilan akan memberikan banyak manfaat untuk ibu hamil, terutama dalam menentukan hari perkiraan lahir si kecil.

Dengan mengetahui hari perkiraan lahir si kecil lebih awal, tentu akan membuat ibu hamil memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut kehadiran si kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *